Cara Membuat Konten Marketing Untuk Milenial yang Menarik

Membuat Kontent Marketing untuk milenial yang menarik – tips supaya konten yang dibuat bisa diterima baik masyarakat ialah mengetahui target content yang ditulis. Contohnya saja, untuk target generasi lebih tua, umumnya akan senang melihat informasi dari layar televisi. Sedangkan jika target yang dituju generasi yang lebih muda, bisa memakai media digital saat ini. Untuk hal ini, kita harus tahu bagaimana membuat kontent marketing untuk milenial yang menarik.


Banyak sekali strategi pemasaran digital sekarang ini yang dilakukan para brand untuk menarik perhatian konsumennya. Ada berbagai tipe konten menarik yang disukai para konsumen. Berikut ini Tips Membuat Konten Marketing untuk Milenial yang Menarik

1. Lakukan Test Pada Kontent yang dibuat

Konten yang menarik bukan hanya dari penilaian diri sendiri. Melainkan juga penilaian orang lain. Jadi, buatlah content semenarik mungkin dan lihat bagaimana orang lain menilainya.

2. Bikin Juga Multiple Keyword

Untuk membuat content sebaiknya keyword yang dibuat berupa multiple keyword. Jadi, buatlah keyword dengan teknik SEO supaya content lebih tersebar luas dan banyak audiens yang dijangkaunya.

3. Membuat Blog Sendiri

Sangat perlu membuat blog sebagai wadah content marketing yang dibuat. Kita bisa menggunakan blog untuk berbagai pilihan strategi pemasaran produk.

4. Buatlah Konten yang Sesuai dengan brand yang di Pilih

Supaya konten bisa lebih hidup, sebaiknya beri sentuhan pribadi yang sesuai dengan karakteristik gaya brand. Sentuhan yang dimaksud seperti gaya bahasa, desain dan suara.

5. Post di waktu yang tepat

Sekarang ada sejumlah platform sosial media memakai algoritma untuk menunjukkan konten sesuai dengan apa yang diminati. Selain itu, hal yang penting perlu dilakukan adalah posting diwaktu yang tepat.

Biasanya Facebook bisnis ramai di lihat saat week end atau hari minggu. Tapi, selain hari minggu, pastinya harus rajin post ya.

6. Platfrom Penyebarannya Harus Tepat Terutama di Media Sosial

Setelah memilih waktu yang tepat, kita harus memilih tempat post yang tepat pula. Misalnya saja menggunakan akun media sosial instagram atau facebook.

7. Membuat Content Yang Sulit Ditiru Orang Lain

Membuat content memang tidak semudah yang dibayangkan. Namun, untuk membuat content yang sulit ditiru kita bisa memberi karakteristik pada setiap brand yang dibuat.

8. Mengetahui Audiens yang dituju

Membuat content yang sesuai dengan sasaran yang dituju juga penting dilakukan. Misalnya saja jika sasaran kita anak muda, pastinya content yang dibuat yang ada kaitannya dengan kehidupan anak muda saat ini. Dengan begitu, mereka akan tertarik melihat content yang dibuat dan akhirnya melihat produk anda.

9. Menyesuaikan Konten Dengan Kebutuhan Audiens

Hal penting yang perlu diketahui dalam membuat konten marketing untuk milenial yang menarik ialah tahu kebutuhan audiens. Setelah itu, anda bisa membuat content sesuai dengan kebutuhan mereka. Contohnya saja, beberapa perbedaan yang ada antara audiens 1 dengan lainnya dibawah ini: Audiens A: mau menggali informasi terkait spesifikasi smartphone tercanggih 2020.

Audiens B: mau menggali informasi harga smatphone tercanggih 2020 serta dimana tempat belinya.

Pada audiens B telah siap melakukan pembelian smartphone terbaru, sementara pada audiens A Cuma mau mencari informasi tentang smartphone terbaru sebagai pertimbangan.

10. Mudahkan dan Beri Fitur klik share

Dengan adanya fitur klik share, content yang anda buat akan lebih dikenal oleh banyak orang. Hal ini tidak menutup kemungkinan untuk produk anda dikenal banyak orang pula.

11. Libatkan Emosi Audiens Misalnya Membuat Konten Lucu

Content yang berhasil mengaduk aduk emosi audiens adalah content yang berhasil menarik perhatian secara tidak langsung. Sehingga, akan berdampak dengan jumlah share para audiens. Semakin banyak audiens yang membagikan, semakin banyak pula content anda dikenal.

12. Manfaatkan Facebook Sebagai Peningkat Share

Facebook sampai sekarang tetap menjadi idola masyarakat. Hal itu karena peringkat penggunaan facebook yang cukup besar di seluruh dunia. Jadi, tidak ada salahnya jika anda mencoba menyebarkan content di facebook.

13. Bangunlah UGC Dan Mengumpulkan Testimonial Dari Para Pelanggan

Cara membuat UGC (User Generated Content) ialah dari kumpulan testimonial para audiens. Mengenai bentuknya, sangat beragam dimulai dengan video, lagu, foto, bahkan testimonial.

14. Re-Post Konten Terdahulu

Jika anda memiliki content terbaik yang sudah di post sebelumnya, maka perlu untuk meng update content tersebut. Sebelum itu, lihat dulu apakah masih relevan dalam keadaan saat ini atau tidak. Namun anda juga bisa mengolahnya kembali menjadi yang lebih baik.

15. Update Konten yang Sudah di Post Dulu

Khusus content yang sudah lama sekali, terutama content di website yang telah terindex SEO pafa mesin pencari. Jadi, update terus secara berkala supaya tetap sesuai terhadap perkembangan zaman.

16. Membuat Audio Podcast Lewat Soundcloud.

Tidak sedikit yang menyukai nonton video youtube, daripada mendengarkan suara di SoundCloud. Meskipun begitu, tak banyak yang bisa membuat content video di youtube. Jadi solusinya bisa dengan audio podcast yang dapat dinikmati setiap waktu.

17. Adakan Fitur Tanya Jawab (Q&A)

Adanya fitur Questions & Answers dapat dibuat menjadi bentuk apapun seperti video, audio, maupun bentuk tulisan. Pembahasannya juga sesuai dengan keinginan anda. bisa berupa Tanya jawab tentang produk dan juga tips tips tertentu.

18. Membuat Studi Kasus

Buatlah topik dan studi kasus yang menarik sesuai dengan keinginan audiens. Misalnya saja, jika anda menjual produk kecantikan, maka bisa membuat studi kasus mengenai cara menghilangkan jerawat dengan bahan alami.

Nah, bagaimana tentang cara Membuat konten marketing untuk milenial yang menarik diatas? Silahkan dicoba dan semoga berhasil.
want to subscribe to the Latest Post Update Notifications? Please Join Blogger Knowledge WhatsApp Grup or Follow Blogger Knowledge On Google News. Yuk...Subscribe Channel Youtube Berbagi Tutorial Online for those of you who like tutorials in the form of video recordings.